Senin, 03 Mei 2010

DEMPLOT GOMIND 96: Kabupaten Sukabumi

Senin, 03 Mei 2010 | 0 komentar
---------------------------------------------------------------------------------------
DEMPLOT PADI
Petani yang menggarap: Abdul Rozaq
Alamat Demplot: Kamp. Jabon Depok, Desa Giri Jaya, Kec. Cidahu, Kab. Sukabumi
Jenis Tanaman: Padi
Varietas Padi: Ciherang
Usia Padi: 35 hari
Tinggi Tanaman: Rata-rata 50 cm
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter
 
[progress report: 14 April 2010]














read more

DEMPLOT GOMIND 96: Kabupaten Garut

0 komentar
---------------------------------------------------------------------------------------
DEMPLOT PADI
Petani yang menggarap: KH. Mukhlisin
Alamat Demplot: Kamp. Radug, Desa Sukasenang, Bayongbong, Kab. Garut
Jenis Tanaman: Padi
Usia Padi: 20 hari
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter


[progress report: 7 April 2010]
---------------------------------------------------------------------------------------
DEMPLOT PADI
Petani yang menggarap: Abdul Aziz
Alamat Demplot: Kamp. Nangoh, Bayongbong, Garut
Jenis Tanaman: Padi
Usia Padi: 60 hari
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter



DEMPLOT PADI
Petani yang menggarap: Abdul Aziz
Alamat Demplot: Kamp. Nangoh, Bayongbong, Garut
Jenis Tanaman: Padi
Usia Padi: 60 hari
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter

[progress report: 24 Mei 2010]
---------------------------------------------------------------------------------------
DEMPLOT KOL
Petani yang menggarap: KH. Aceng Endang Karim 
Alamat Demplot: Pest. Miftahul Huda, Rancabolang, Bayongbong, Kab. Garut
Jenis Tanaman: Kol
Usia Tanaman: 1 Bulan 5 Hari
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter










DEMPLOT KOL
Petani yang menggarap: KH. Aceng Endang Karim
Alamat Demplot: Pest. Miftahul Huda, Rancabolang, Bayongbong, Kab. Garut
Jenis Tanaman: Kol
Usia Tanaman: 7 Minggu
Pupuk yang digunakan: POC GOMIND 96
Luas Areal: 1000 meter








[progress report: 12 Juni 2009]

read more

Senin, 19 April 2010

Makanan Pencegah Kanker

Senin, 19 April 2010 | 0 komentar
Beberapa makanan tertentu ditengarai memiliki efek pencegahan terhadap kanker. The National Institute for Cancer Research menyajikan daftar makanan berkut yang dikenal efektif melawan kanker:

* Kacang atau buncis, termasuk lentil dan kacang polong, yang kaya serat dan mengandung beberapa zat kimia yang meningkatkan imunitas akan kanker. Saponin telah menunjukkan kemampuan untuk menghalangi pertumbuhan sel kanker di berbagai jaringan; protease inhibitors memperlambat pertumbuhan sel kanker dan menekan protease, yang merupakan perusak sel; dan phytic acid yang memperlambat pertumbuhan tumor. Sebuah penelitian dari 3.237 orang dari berbagai latar belakang etnis menunjukkan bahwa mereka yang memakan banyak kacang-kacangan memiliki resiko kanker prostat 38% lebih rendah dari orang yang memakan sedikit kacang-kacangan.
* Berry merupakan sumber vitamin C dan serat, serta memiliki kandungan ellagic acid, yang dinyatakan dapat mencegah kanker kulit, kandung kemih, paru-paru, kerongkongan dan payudara. Strawberri dan raspberri memiliki ellagic acid yang tinggi, sementara blueberri memiliki antioksidan yang tinggi. Jadi, tambahkanlah berry banyak-banyak di sereal anda.
* Sayuran kubis, termasuk brokoli, kembang kol, brussel sprout, kubis, dan bok choy. Zat dalam sayuran ini terbukti dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker di laboratorium penelitian, terutama karena adanya sistem enzime yang kompleks yang dapat mencegah kanker. Konsumsi sayuran kubis yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker paru-paru, usus dan colon.
* Sayuran berdaun hijau tua seperti�bayam, lettuce,�dan sawi, semuanya memiliki kadar serat, folat dan antioksidan yang tinggi, yang menghilangkan radikal bebas dari tubuh. Peneliti menemukan bahwa karoten dalam sayuran berdaun hijau tua, efektif menghambat terbentuknya tumor atau kanker payudara dan kulit, juga mencegah dari kanker paru dan usus. Tingginya kadar folat pada pria yang memakan�sayuran berdaun hijau tua, berkaitan dengan pengurangan risiko kanker paru-paru, terutama di kalangan orang-orang yang merokok. Hasil penelitian Iowa Women’s Health Study memperlihatkan persentase risiko kanker payudara 44% lebih rendah pada wanita yang makan sayuran berdaun hijau tua,�dibandingkan dengan mereka yang hanya makan sedikit.
* Flaxseed merupakan�adalah sumber makanan terbaik bagi lignans, yang menyerupai estrogen dalam tubuh. Minyak flax tidak mengandung lignans, meskipun sering ditambahkan oleh produsen. Dalam penelitian jangka pendek, konsumsi flaxseed dapat mengubah metabolisme estrogen sehingga dapat melindungi tubuh dari kanker payudara. Flaxseed juga dapat menghambat terbentuknya tumor colon, payudaran kulit dan paru. Flaxseed juga mengandung asam lemak esensial omega-3 yang tinggi.
* Bawang putih merupakan antibiotik alami dan penguat sistem kekebalan, pembunuh radikal bebas, dan meningkatkan enzime yang menguraikan karsinogen dalam tubuh. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih adalah salah satu makanan terbaik untuk mencegah kanker, dimana penelitian menunjukkan adanya perlambatan atau penghentian pertumbuhan tumor di jaringan prostat, usus dan perut, dan mencegah kanker kulit dan paru. Fakta juga membuktikan bahwa bawang putih merupakan zat pencegah kanker prostat dan usus. Penelitian Iowa Women’s Health menemukan bahwa para wanita yang secara teratur memakan bawang putih, memiliki risiko kecil untuk menderita kanker kolon. Jadi, makanlah bawang putih sebanyak mungkin yang Anda bisa.
* Anggur, khususnya jenis merah dan ungu, yang mengandung resveratrol tinggi, yang termasuk klasifikasi dari zat kimiawi yang berasal dari tanaman yang disebut Polyphenols. Resveratrol telah terbukti dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan menghalangi pembentukan tumor di sel-sel getah bening, hati, perut dan payudara.
* �Teh hijau merupakan sumber catechins terbaik, yang berisi kurang lebih tiga kali lebih banyak daripada teh hitam. Catechins yang ditemukan di teh dapat menghalangi kegiatan enzim tertentu yang menyebabkan kanker dan juga dapat memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Teh hijau terbukti dapat menghalangi atau menghambat perkembangan kanker di sel usus besar, hati, payudara, dan prostat. Studi yang dilakukan di Asia menunjukkan bahwa tingginya konsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko kanker kandung kemih, usus besar, lambung, pankreas dan kerongkongan. Teh hijau juga terbukti dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara stadium 1.
* Makanan yang terbuat dari kedelai, termasuk tahu, susu kedelai, miso (tauco), tempe, dan burger tempe, memiliki efek pada hormon yang berhubungan dengan kanker. Kedelai berisi phytoestrogens, yakni sejenis estrogen yang berasal dari tanaman, yang diyakini ilmuwan dapat menggantikan estrogen pada reseptor estrogen di payudara, sehingga mengurangi kemungkinan terbentuknya kanker. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi kedelai di awal kehidupan dapat membantu melindungi tubuh terhadap kanker payudara di kemudian hari. Namun, menurut breastcancer.org, banyak dokter khawatir kadar phytoestrogens dalam kedelai dapat meningkatkan risiko perempuan yang telah memiliki kanker payudara. Dalam penelitian lain, pria yang menyatakan telah minum susu kedelai lebih dari satu kali sehari selama 20 tahun terbukti memiliki risiko kanker prostat 70% lebih rendah dibandingkan pria yang tidak pernah minum susu kedelai.
* Tomat berisi phytochemical lycopene, yang juga ditemukan dalam kadar yang lebih rendah pada semangka, pepaya, dan jeruk bali. Lebih dari 35 penelitian telah menyatakan risiko kanker yang lebih rendah sebagai akibat dari konsumsi lycopene dan tomat yang tinggi , terutama pada kanker prostat, perut, dan paru-paru. Senyawa lycopene cenderung berkumpul dalam sel-sel prostat, sehingga perlindungan disana menarik perhatian.�Tomat memiliki anti kanker potensial tertinggi jika diolah dalam bentuk seperti saus tomat, tomat pasta, dan jus tomat, karena penyerapannya menjadi�lebih mudah. Situs PDR menyatakan bahwa sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki tingkat lycopene terendah, memiliki risiko tiga kali lebih besar menderita kanker paru-paru dibandingkan orang yang memiliki kadar lycopene tertinggi.�Ras African Americans dalam studi yang sama yang ditemukan memiliki risiko kanker delapan kali lebih besar dibanding orang yang memiliki kadar lycopene terendah.
* Kunyit adalah rempah-rempah yang paling sering digunakan dalam bubuk kari. Kunyit memiliki bahan aktif yang disebut curcumin yang telah terbukti dapat melawan tumor di usus besar, payudara, hati, mulut, kulit, dan perut .
* Yogurt yang dikonsumsi dalam jumlah tinggi dikaitkan dalam beberapa studi populasi dapat mengurangi risiko kanker, terutama dari payudara dan usus besar.

read more

GO ORGANIC

0 komentar

Makanan Organik dan Masalah Kekebalan terhadap Antibiotik

Bakteri patogen yang ditemukan pada hewan ternak saat ini memiliki kekebalan terhadap antibiotik yang lebih tinggi daripada bertahun-tahun yang lalu. Karenanya, untuk menjaga agar tetap sehat dan bisa dipotong pada waktunya, hewan peternakan disuntik dengan kadar antibiotik yang lebih kuat atau lebih tinggi. Ini menyebabkan hewan yang berasal dari peternakan bisa jadi menjadi lebih berbahaya daripada resep antibiotik yang dituliskan oleh dokter.

Peternakan organik sangat membatasi penggunaan antibiotik. Hal ini tidak terjadi di peternakan non-organik, dimana mereka menggunakan antibiotik tanpa aturan, selama mereka dapat menjaga hewan ternak mereka dari penyakit. Penggunaan antibiotik seperti ini menyebabkan stres pada binatang ternak. Dari seluruh antibiotik yang beredar di Australia, 60% digunakan pada binatang ternak, bukan pada manusia.


Ahli biologi kelautan dari University of Queensland, Dr Simon Costanzo menyatakan di buletin Marine Pollution edisi Maret 2005, bahwa antibiotik dan bakteri yang sudah kebal akan antibiotik, banyak ditemukan di saluran air dan pembuangan di pusat kota Brisbane. Hal ini memperbesar ancaman pada lingkungan dan kesehatan manusia. The British Medical Association telah memperingatkan bahwa kekebalan terhadap antibiotik merupakan “salah satu ancaman kesehatan publik utama yang akan dihadapi di abad 21″. Sementara WHO telah memerintahkan pengurangan penggunaan antibiotik pada pertanian dan peternakan.


Binatang ternak yang hidup secara lebih layak dan lebih baik di peternakan organik meminimasi penggunaan antibiotik dan obat-obatan hewan lainnya. Obat-obatan dan antibiotik digunakan hanya ketika sangat diperlukan.

Sumber: www.grinningplanet.com




 ------------------------------------------------------------------------------------

Makanan Pencegah Kanker

Beberapa makanan tertentu ditengarai memiliki efek pencegahan terhadap kanker. The National Institute for Cancer Research menyajikan daftar makanan berkut yang dikenal efektif melawan kanker:

* Kacang atau buncis, termasuk lentil dan kacang polong, yang kaya serat dan mengandung beberapa zat kimia yang meningkatkan imunitas akan kanker. Saponin telah menunjukkan kemampuan untuk menghalangi pertumbuhan sel kanker di berbagai jaringan; protease inhibitors memperlambat pertumbuhan sel kanker dan menekan protease, yang merupakan perusak sel; dan phytic acid yang memperlambat pertumbuhan tumor. Sebuah penelitian dari 3.237 orang dari berbagai latar belakang etnis menunjukkan bahwa mereka yang memakan banyak kacang-kacangan memiliki resiko kanker prostat 38% lebih rendah dari orang yang memakan sedikit kacang-kacangan.

* Berry merupakan sumber vitamin C dan serat, serta memiliki kandungan ellagic acid, yang dinyatakan dapat mencegah kanker kulit, kandung kemih, paru-paru, kerongkongan dan payudara. Strawberri dan raspberri memiliki ellagic acid yang tinggi, sementara blueberri memiliki antioksidan yang tinggi. Jadi, tambahkanlah berry banyak-banyak di sereal anda.
* Sayuran kubis, termasuk brokoli, kembang kol, brussel sprout, kubis, dan bok choy. Zat dalam sayuran ini terbukti dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker di laboratorium penelitian, terutama karena adanya sistem enzime yang kompleks yang dapat mencegah kanker. Konsumsi sayuran kubis yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker paru-paru, usus dan colon.
* Sayuran berdaun hijau tua seperti�bayam, lettuce,�dan sawi, semuanya memiliki kadar serat, folat dan antioksidan yang tinggi, yang menghilangkan radikal bebas dari tubuh. Peneliti menemukan bahwa karoten dalam sayuran berdaun hijau tua, efektif menghambat terbentuknya tumor atau kanker payudara dan kulit, juga mencegah dari kanker paru dan usus. Tingginya kadar folat pada pria yang memakan�sayuran berdaun hijau tua, berkaitan dengan pengurangan risiko kanker paru-paru, terutama di kalangan orang-orang yang merokok. Hasil penelitian Iowa Women’s Health Study memperlihatkan persentase risiko kanker payudara 44% lebih rendah pada wanita yang makan sayuran berdaun hijau tua,�dibandingkan dengan mereka yang hanya makan sedikit.
* Flaxseed merupakan�adalah sumber makanan terbaik bagi lignans, yang menyerupai estrogen dalam tubuh. Minyak flax tidak mengandung lignans, meskipun sering ditambahkan oleh produsen. Dalam penelitian jangka pendek, konsumsi flaxseed dapat mengubah metabolisme estrogen sehingga dapat melindungi tubuh dari kanker payudara. Flaxseed juga dapat menghambat terbentuknya tumor colon, payudaran kulit dan paru. Flaxseed juga mengandung asam lemak esensial omega-3 yang tinggi.
* Bawang putih merupakan antibiotik alami dan penguat sistem kekebalan, pembunuh radikal bebas, dan meningkatkan enzime yang menguraikan karsinogen dalam tubuh. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih adalah salah satu makanan terbaik untuk mencegah kanker, dimana penelitian menunjukkan adanya perlambatan atau penghentian pertumbuhan tumor di jaringan prostat, usus dan perut, dan mencegah kanker kulit dan paru. Fakta juga membuktikan bahwa bawang putih merupakan zat pencegah kanker prostat dan usus. Penelitian Iowa Women’s Health menemukan bahwa para wanita yang secara teratur memakan bawang putih, memiliki risiko kecil untuk menderita kanker kolon. Jadi, makanlah bawang putih sebanyak mungkin yang Anda bisa.
* Anggur, khususnya jenis merah dan ungu, yang mengandung resveratrol tinggi, yang termasuk klasifikasi dari zat kimiawi yang berasal dari tanaman yang disebut Polyphenols. Resveratrol telah terbukti dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan menghalangi pembentukan tumor di sel-sel getah bening, hati, perut dan payudara.
* �Teh hijau merupakan sumber catechins terbaik, yang berisi kurang lebih tiga kali lebih banyak daripada teh hitam. Catechins yang ditemukan di teh dapat menghalangi kegiatan enzim tertentu yang menyebabkan kanker dan juga dapat memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Teh hijau terbukti dapat menghalangi atau menghambat perkembangan kanker di sel usus besar, hati, payudara, dan prostat. Studi yang dilakukan di Asia menunjukkan bahwa tingginya konsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko kanker kandung kemih, usus besar, lambung, pankreas dan kerongkongan. Teh hijau juga terbukti dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara stadium 1.
* Makanan yang terbuat dari kedelai, termasuk tahu, susu kedelai, miso (tauco), tempe, dan burger tempe, memiliki efek pada hormon yang berhubungan dengan kanker. Kedelai berisi phytoestrogens, yakni sejenis estrogen yang berasal dari tanaman, yang diyakini ilmuwan dapat menggantikan estrogen pada reseptor estrogen di payudara, sehingga mengurangi kemungkinan terbentuknya kanker. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi kedelai di awal kehidupan dapat membantu melindungi tubuh terhadap kanker payudara di kemudian hari. Namun, menurut breastcancer.org, banyak dokter khawatir kadar phytoestrogens dalam kedelai dapat meningkatkan risiko perempuan yang telah memiliki kanker payudara. Dalam penelitian lain, pria yang menyatakan telah minum susu kedelai lebih dari satu kali sehari selama 20 tahun terbukti memiliki risiko kanker prostat 70% lebih rendah dibandingkan pria yang tidak pernah minum susu kedelai.

* Tomat berisi phytochemical lycopene, yang juga ditemukan dalam kadar yang lebih rendah pada semangka, pepaya, dan jeruk bali. Lebih dari 35 penelitian telah menyatakan risiko kanker yang lebih rendah sebagai akibat dari konsumsi lycopene dan tomat yang tinggi , terutama pada kanker prostat, perut, dan paru-paru. Senyawa lycopene cenderung berkumpul dalam sel-sel prostat, sehingga perlindungan disana menarik perhatian.�Tomat memiliki anti kanker potensial tertinggi jika diolah dalam bentuk seperti saus tomat, tomat pasta, dan jus tomat, karena penyerapannya menjadi�lebih mudah. Situs PDR menyatakan bahwa sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki tingkat lycopene terendah, memiliki risiko tiga kali lebih besar menderita kanker paru-paru dibandingkan orang yang memiliki kadar lycopene tertinggi.�Ras African Americans dalam studi yang sama yang ditemukan memiliki risiko kanker delapan kali lebih besar dibanding orang yang memiliki kadar lycopene terendah.
* Kunyit adalah rempah-rempah yang paling sering digunakan dalam bubuk kari. Kunyit memiliki bahan aktif yang disebut curcumin yang telah terbukti dapat melawan tumor di usus besar, payudara, hati, mulut, kulit, dan perut .
* Yogurt yang dikonsumsi dalam jumlah tinggi dikaitkan dalam beberapa studi populasi dapat mengurangi risiko kanker, terutama dari payudara dan usus besar.
 
------------------------------------------------------------------------------------

Makanan Organik Dapat Mengurangi Depresi

Makanan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku. Karenanya, semakin baik kualitas makanan yang kita konsumsi akan semakin baik pengaruhnya pada kesehatan kita.

Semua makanan organik yang dapat mengurangi depresi di bawah ini sebenarnya adalah makanan biasa. Faktor utamanya adalah mereka tidak mengandung tambahan dan pestisida, yang diketahui dapat meracuni tubuh manusia.


Apakah Makanan Menjadikan Kami Gila? Oleh John Johnson


Penelitian terakhir yang dikeluarkan oleh pers Inggris menyimpulkan bahwa banyak penyakit mental yang diderita belakangan ini adalah karena makanan yang dikonsumsi.


Kemajuan teknologi selama 50 tahun bersamaan dengan peningkatan konsumsi junk food, zat kimia tambahan dan makanan proses. Kita perlu makan makanan organik untuk membantu mengurangi gejala depresi.


Dalam mengkaji beberapa penelitian, Mental Health Foundation telah menemukan adanya kaitan erat antara ADD, depresi dan penyakit Alzheimer’s dan skizofrenia dengan kurangnya lemak penting, vitamin dan mineral dalam makanan kita. Salah satu laporan menyatakan: “Makanan dapat memiliki efek langsung dan lama pada kesehatan mental dan perilaku manusia, karena makanan mempengaruhi struktur dan fungsi otak.”


Sebagai contoh, mereka menemukan bahwa tingkat depresi lebih tinggi pada negara yang penduduknya memakan sedikit ikan. Mereka juga menemukan bahwa skizofrenia terkait dengan kekurangan antioksidan, vitamin dan lemak penting.


Sebuah program kesehatan mental awal sedang dilaksanakan di Rotherham di Inggris. Para dokter yang merawat pasien mereka, dengan mengubah pola makan. Lemak Omega 3, multivitamin, ikan, kacang-kacangan dan sayuran hijau ditambahkan pada makanan pasien. Depresi menurun secara berarti dan pasien dilaporkan mengalami peningkatan baik pada tingkat energi maupun pada mood mereka.


Otak memerlukan campuran karbohidrat kompleks, asam lemak penting (EFAs) – terutama Omega 3 dan Omega 6 – vitamin dan air untuk dapat berfungsi dengan baik. Makanan yang diproses terlalu lama, mengandung lemak trans yang tinggi, yang bisa dikira EFAs oleh otak.


Silakan periksa asupan makan Anda. Apakah Anda memakan yang diperlukan oleh otak Anda ? Jika tidak, Anda mungkin ingin mulai memakan lebih banyak dari makanan yang membuat “otak sehat” di bawah ini: * Sayuran, khususnya sayuran hijau, *Biji-bijian dan kacang-kacangan, * Buah, * Whole Grain, * Wheat germ, *Telur Organik, *Ikan Budidaya Organik atau ikan liar, terutama ikan yang tinggal di laut dalam dan ikan salmon.

Sumber: www.organicfoodinfo.net

read more

Makanan Organik Dapat Mengurangi Depresi

0 komentar
Makanan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku. Karenanya, semakin baik kualitas makanan yang kita konsumsi akan semakin baik pengaruhnya pada kesehatan kita.

Semua makanan organik yang dapat mengurangi depresi di bawah ini sebenarnya adalah makanan biasa. Faktor utamanya adalah mereka tidak mengandung tambahan dan pestisida, yang diketahui dapat meracuni tubuh manusia.

Apakah Makanan Menjadikan Kami Gila? Oleh John Johnson

Penelitian terakhir yang dikeluarkan oleh pers Inggris menyimpulkan bahwa banyak penyakit mental yang diderita belakangan ini adalah karena makanan yang dikonsumsi.

Kemajuan teknologi selama 50 tahun bersamaan dengan peningkatan konsumsi junk food, zat kimia tambahan dan makanan proses. Kita perlu makan makanan organik untuk membantu mengurangi gejala depresi.

Dalam mengkaji beberapa penelitian, Mental Health Foundation telah menemukan adanya kaitan erat antara ADD, depresi dan penyakit Alzheimer’s dan skizofrenia dengan kurangnya lemak penting, vitamin dan mineral dalam makanan kita. Salah satu laporan menyatakan: “Makanan dapat memiliki efek langsung dan lama pada kesehatan mental dan perilaku manusia, karena makanan mempengaruhi struktur dan fungsi otak.”

Sebagai contoh, mereka menemukan bahwa tingkat depresi lebih tinggi pada negara yang penduduknya memakan sedikit ikan. Mereka juga menemukan bahwa skizofrenia terkait dengan kekurangan antioksidan, vitamin dan lemak penting.

Sebuah program kesehatan mental awal sedang dilaksanakan di Rotherham di Inggris. Para dokter yang merawat pasien mereka, dengan mengubah pola makan. Lemak Omega 3, multivitamin, ikan, kacang-kacangan dan sayuran hijau ditambahkan pada makanan pasien. Depresi menurun secara berarti dan pasien dilaporkan mengalami peningkatan baik pada tingkat energi maupun pada mood mereka.

Otak memerlukan campuran karbohidrat kompleks, asam lemak penting (EFAs) – terutama Omega 3 dan Omega 6 – vitamin dan air untuk dapat berfungsi dengan baik. Makanan yang diproses terlalu lama, mengandung lemak trans yang tinggi, yang bisa dikira EFAs oleh otak.

Silakan periksa asupan makan Anda. Apakah Anda memakan yang diperlukan oleh otak Anda ? Jika tidak, Anda mungkin ingin mulai memakan lebih banyak dari makanan yang membuat “otak sehat” di bawah ini: * Sayuran, khususnya sayuran hijau, *Biji-bijian dan kacang-kacangan, * Buah, * Whole Grain, * Wheat germ, *Telur Organik, *Ikan Budidaya Organik atau ikan liar, terutama ikan yang tinggal di laut dalam dan ikan salmon.

Sumber: www.organicfoodinfo.net

read more

Jumat, 16 April 2010

Pola Tanam SRI Memberikan produktivitas Tinggi

Jumat, 16 April 2010 | 0 komentar
Agar tanaman padi menjadi lebih produktif, diperlukan :
• Lebih banyak anakan per tanaman;
• Lebih banyak anakan subur (malai);
• Lebih banyak bulir per malai, dan;
• Bulir padi yang lebih besar dan padat

Hal di atas bisa didapatkan dengan aplikasi pola tanam SRI (System of Rice Intensification) dengan prinsip dan sebab berikut yang sangat logis - mudah diterima dengan akal sehat walaupun bagi yang tidak memiliki latar belakang ilmu tumbuhan atau pertanian :

Penanaman Bibit Muda
Pada pola tanam konvensional biasanya penyemaian dilakukan dengan memakan waktu antara 25-30 hari. Bibit yang saling berdesakan di penyemaian selama sekian lama tersebut akhirnya kehilangan potensi perkembangan anakannya karena saat di penyemaian saling berdesakan dan berebut makanan dengan sesamanya. Walaupun padi sudah berumur sekitar 25 hari sejak ditebar namun selama itu berada di area penyemaian biasanya belum berkembang anakannya. Pola tanam SRI menggunakan bibit muda berumur antara 8-12 hari di penyemaian. Pada sekitar umur 9 hari di penyemaian bibit ini dipindahkan atau ditanam disawah dan biasanya setelah sekitar 12 hari sejak tanam atau 21 hari bila dihitung sejak ditebar dipenyemaian, padi sudah mulai memiliki sekitar 2 atau 3 anakan dan akan berkembang cepat setelah usia sekitar 25 hari setelah tanam atau 34 hari sejak semai. 

Penanaman Bibit Tunggal dan Jarak Antar Tanaman Yang Lebar
Dalam pola tanam konvensional biasanya menggunakan 3, 4 sampai 5 bibit per titik bahkan lebih, ada yang mencapai sampai 10 bibit per titik. Pemikiran para petani adalah dengan makin banyak bibit per titik/per rumpun maka akan makin banyak anakan pe rumpunnya namun kenyataannya tetap saja per rumpunnya hanya bisa di capai 20-30 anakan saja. Jarak tanamnya biasanya masih banyak yang menggunakan 20 cm walaupun sudah ada beberapa petani yang sudah menggunakan jarak tanam 25 cm sedangkan beberapa petani bahkan melakukan penanaman tanpa pola/jarak yang tentu atau tanpa menggunakan caplakan. Rapatnya jarak antar tanaman baik dalam 1 titik/rumpun maupun dengan titik/rumpun sebelahnya menyebabkan nutrisi yang ada di area tersebut menjadi terbagi-bagi untuk banyak tanaman. Tentunya makin banyak tanaman di area tersebut sedangkan jumlah nutrisi terbatas menyebabkan tanaman menjadi kurus. Berbeda dengan pola tanam SRI yang hanya menggunakan 1 bibit per titik dan jarak antar titik minimal 25 cm menyebabkan satu tanaman ini leluasa mendapatkan nutrisi di area tumbuhnya. Dengan demikian potensi perkembangan anakannya menjadi lebih baik lagi dan saat mengeluarkan malai potensi anakan suburnya atau malai pun menjadi lebih tinggi. Dengan cara ini satu rumpun dari 1 bibit bisa mencapai lebih dari 40 anakan bahkan untuk tanah yang sudah kembali sehat karena sudah beberapa musim tanam menggunakan pola tanam SRI Organik bisa diperoleh sampai 120 anakan per rumpunnya. 

Penanaman Segera Untuk Menghindari Trauma Pada Bibit
Bibit yang sudah berumur 25-30 hari biasanya dicabut dengan memegang daunnya dan diangkat paksa di area penyemaian bertanah lumpur sawah yang lengket pada pola tanam konvensional. Perlakuan ini menyebabkan banyaknya akar bibit yang putus saat pencabutan. Setelah dicabut biasanya akar bibit dipukul-pukulkan/dibanting-banting ke air untuk membersihkannya dari tanah sawah yang masih menempel. Kemudian bibit-bibit tersebut di kumpulkan dalam beberapa ikatan berdiameter sekitar 10cm dan daunnya dipotong hampir setengahnya agar rata. Bila tidak sempat ditanam hari itu, bibit-bibit tersebut disimpan selama semalam untuk ditanam keesokan harinya. Bibit tanaman adalah makhluk hidup yang dapat mengalami stress dan trauma juga sehingga wajar bila pada pola tanam konvensional saat bibit ini ditanam pada beberapa hari berikutnya akan mengalami tanda-tanda akan mati seperti daun mengering karena sebelum penanaman mengalami penyiksaan fisik yang mengakibatkan stress dan trauma walaupun kemudian akan mulai hidup kembali atau petani di Jawa Barat mengistilahkannya ‘lilir’ (siuman). Pola tanam SRI memperlakukan bibit dengan sangat hati-hati, tanah untuk penyemaian dipilih berupa tanah atau campuran tanah yang gembur sehingga memudahkan saat pengambilan bibit dan mengurangi resiko putusnya akar bibit muda ini. Bibit diambil dengan dikeduk dasar tanahnya untuk kemudian bibit segera ditanam di sawah dalam jangka waktu tidak lebih dari 30 menit sejak saat bibit itu diambil dari penyemaian tanpa perlu bibit ini dibersihkan terlebih dahulu dari tanah yang menempel di akarnya.  

Penanaman Dangkal
Beberapa bibit sekaligus ditancapkan pada tanah sawah dalam pola konvensional sehingga akar tertancap cukup dalam serta seperti membentuk huruf ‘J’. Sifat alami akar adalah terus tumbuh menancap ke bawah, sehingga dengan bentuk akar seperti huruf ‘J’ ini yang ujung akarnya  mengarah ke atas menyebabkan akar memerlukan waktu dan energi lebih untuk mengembalikan posisi arah ujungnya menuju ke bawah sehingga memperlambat proses perkembangan akar yang akhirnya menunda perkembangan tanaman. Pada pola tanam SRI penanaman dilakukan secara dangkal dengan menggeser tanaman di atas permukaan tanah sehingga antara batang tanaman dengan akar seperti membentuk huruf ‘L’. Dengan posisi yang demikian maka pertumbuhan akar dapat terus berlanjut dengan baik tanpa perlu upaya dari tanaman untuk kembali mengarahkan akarnya ke bawah. Posisi akar yang ada di permukaan tanah juga memberikan kesempatan pada akar untuk mendapatkan oksigen dan unsur lainnya secara langsung dari udara dalam beberapa waktu dengan lebih baik yang dapat membantu pertumbuhan akar. 

Lahan Sawah Tidak Terus Menerus Direndam Air
Padi bukanlah tanaman air akan tetapi tanaman yang membutuhkan banyak air dalam pertumbuhannya. Akibatnya dengan sistem pertanian padi yang saat ini umum diterapkan yaitu dengan penggenangan lahan sawah, akar tanaman padi sekitar 75% nya busuk sehingga tidak efektif lagi dalam melakukan fungsinya mendapatkan nutrisi dari air dan tanah yang diperlukan oleh tanaman. Pola tanam SRI mengharuskan lahan dalam kondisi macak-macak (atau lembab) saja sehingga pertumbuhan akar menjadi lebih baik. Air cukup digenang di jalur air atau parit yang dibuat mengelilingi dan/atau membelah lahan sehingga dapat merembes ke lahan dibagian tengah untuk mencukupi kebutuhan air bagi tanaman. 

Penyiangan Mekanis
Pada intinya gulma harus dikendalikan dalam pertanian baik pola konvensional maupun pola SRI. Penanganan gulma dapat dilakukan dengan melakukan pencabutan gulma dengan tangan atau dengan alat penyiangan mekanis kemudian dibuang/ditenggelamkan. Keterlambatan atau meniadakan proses penanganan gulma menyebabkan turunnya secara drastis proyeksi hasil panen sehingga menjadikan proses penangan gulma ini menjadi tahapan yang sangat penting. Pada pola tanam SRI penanganan gulma yang dianjurkan adalah dengan menggunakan alat penyiangan mekanis sedini mungkin saat gulma baru mulai muncul agar tanah dapat digemburkan kembali untuk memperbaiki proses aerasi sehingga tanah dan akar mendapatkan kembali pasokan oksigen juga unsur lainnya seperti nitrogen dari udara dengan cukup. Gulma ditenggelamkan untuk menambah pasokan bahan organik dalam tanah. Diperlukan pemikiran positif/positive thinking untuk menangani gulma ini : ‘Weeds – Not a problem but an opportunity’, gulma jangan dipandang sebagai masalah tetapi harus dipandang sebagai kesempatan dalam mendapatkan bahan organik tambahan untuk menyuburkan tanah.

Menjaga Keseimbangan Biologi Tanah
Penggunaan pupuk/pestisida kimia sintetis pada sistem pertanian konvensional memberikan kerusakan terhadap kehidupan biota tanah sehingga keseimbangan biologi tanah menjadi terganggu. Pola tanam SRI mengharuskan perbaikan keseimbangan biologi tanah diantaranya dengan cara menambahkan kembali bahan organik ke dalam tanah seperti kompos, pupuk organik cair atau mikroorganisma. Penambahan bahan organik ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kehidupan biota tanah berupa bakteri, jamur dan lainnya yang berperan penting terhadap kesuburan tanah seperti penyediaan unsur hara/nutrisi yang dibutuhkan tanaman dengan melakukan penambatan unsur Nitrogen (N) dari udara, melepaskan ikatan unsur Phosfat (P) dan Kalium (K) dari tanah serta fungsi-fungsi penting lainnya.

Paparan teori pola tanam SRI diatas yang sangat memperhatikan pertumbuhan akar sebagai pondasi tanaman di atasnya sangatlah logis dan mudah untuk difahami namun untuk aplikasi lapangannya memerlukan keberanian, kerja keras dan kesabaran lebih untuk mencapai hasil yang diproyeksikan. Semboyan pola tanam SRI diantaranya adalah ‘LESS FOR MORE’, lebih sedikit untuk mendapatkan yang lebih banyak yaitu lebih sedikit benih, lebih sedikit air, lebih sedikit pasokan pupuk namun memberikan hasil panen yang lebih banyak. Langkah-langkah pelaksanaan tanam padi dengan pola tanam SRI dapat diakses pada link berikut :


Salam,
Utju Suiatna

read more
SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...SEJAHTERA PETANI, SEJAHTERAHLAH KITA !!! Konsultasi Pertanian: 085222225044...
ORGANIC FARMER COMMUNITY | Promosikan Halaman Anda Juga

 

Pikiran Rakyat Online

Republika Online

Media Indonesia

Liputan 6

Enter your email address: